Featured

Read All
Bagai ombak yang menggema terancam surut terombang-ambing di bibir pantaiDitemukan dari bilik pintu terbuka yang hampir dimakan rayapPenuh kehati-hatian dengan izin menyapa santunSeolah tak ingin menyakitiTapi sang Nona tak sembarang menyambut Aku melihat cat warna itu selalu kau campur menjadi satu di atas kanvas putihPandainya kau menata kepingan hati yang ropak-rapik iniTuan, apa yang kau…
Cerita yang dulu bagai pilu Hati susah menemukan kuncinya Gaun biru tlah digantung, ganti merah muda Bunga berkeranjang memenuhi sudut ruang kosong Pena dan tinta hitam siap melanjutkan lembaran selanjutnya Awan mendung berlalu berganti mentari Senyum yang dulu hilang kini merekah kembali Nikmati dengan diri sendiri Masih berdiri di garis sepi, tapi tak apa Sambil…
Merekah dalam lembayung patma Masih menunggu dengan semburat merah Namun senyum hati merintih Noktah abu masih membidik hati Bertanya-tanya soal siapa yang bersamuh Dengan terus meminta hadirnya sosok berlabuh. Duduk lah sebentar temani seruput kopi hitam Hembusan udara dengan kepulan awan yang berarak Sambil cerita kisah biru ini Suara lirih pun terucap Hati bergetar tak…
“Kita lebih membutuhkan untuk mengetahui aqidah shahih dan tauhid yang haq dari pada kita lebih membutuhkan makanan dan minuman” – (حافظه الله) –









